Scroll to top

Berita Duka
User

Berita Duka

Selamat Jalan Prof Soeripto

Tepat satu minggu setelah pelaksanaan Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (KIVNAS) Ke 16 tahun 2020, ada kabar duka menyelimuti dunia kedokteran hewan Indonesia.

Prof. drh. Soeripto, MVS., Ph.D, seorang Profesor Riset ke-65 Badan Litbang Pertanian Kementan RI, atau ke-269 tingkat Nasional, itu telah tiada. Pak Ripto, demikian kami panggil. Beliau meninggalkan dunia ini diusianya yang ke 74 tahun.

Baca Lainnya :

Bapak Prof. (R) Dr. Drh. Soeripto bin Darsowiyadi meninggal dunia pada hari Minggu 29 November 2020 pukul 23.15 WIB.

Beliau disemayamkan dirumah duka di kediaman Komplek Perumahan BPT Ciawi, Bogor dan telah dikebumikan pada hari Senin 30 November 2020, yang lalu.

Semasa hidup, saya bersama aktifis mahasiswa, terutama yang tergabung dalam IMAKAHI (Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia) periode 2006-2008 sangat kenal betul siapa Beliau. Bahkan saya sendiri, kenal pak Ripto justru di periode IMAKAHI 2004-2006, yang saat itu di pimpin oleh ketua umum (saat itu sebutannya Sekjen) Mas Agus Jaelani.

Pak Ripto yang saat itu menjabat sebagai Ketua PDHI Cabang Jawa Barat II memang cukup dekat dengan mahasiswa. Tidak jarang setiap acara yang dihelat mahasiswa, beliau selalu hadir memberikan dukungannya.

Demikian juga ketika PDHI Cabang Jabar II yang memiliki wilayah saat itu meliputi Bogor, Depok, Sukabumi dan Cianjur, jika mengadakan acara, maka tak jarang beliau mengundang mahasiswa. Setidaknya, kami yang kuliah di FKH IPB membantu PDHI sebagai panitia bayangan, tugasnya membantu panitia sungguhan. Meskipun demikian, itu bagi kami lebih dari cukup. Banyak pelajaran berharga yang kami peroleh ketika menjadi panitia dieven PDHI. Ini juga kami peroleh dari bu Wiwiek Bagja yang saat itu menjadi ketua umum PB PDHI, juga selalu melibatkan mahasiswa.

Namun, berawal dari sana, hubungan baik antara PDHI dan IMAKAHI, justru terjalin dengan baik. Kami sama-sama mengangkat kursi, memasang spanduk, juga memfoto copy bahan-bahan yang diperlukan. Kalau sudah begitu, antara kami dengan beliau yang lulusan S3 Veterinary School, Melbourne University Australia, tidak ada jarak.

Pak Ripto sungguh merupakan sosok yang sangat bersahaja, tidak pernah menunjukkan sikap arogan. Apalagi marah-marah kepada kami para mahasiswa. Kalaupun beliau terlihat sedikit kaku, tapi bagi kami itu tidak menjadi persoalan. Toh, setiap orang punya karakternya masing-masing.

Buktinya, suatu ketika pak Ripto yang saat itu boleh dibilang berada di puncak keemasan sebagai PNS peneliti di Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor, tapi bersedia hadir, turun kejalan, bergabung bersama ratusan mahasiswa, kami ajak untuk demonstrasi. 

Saat itu kami unjuk rasa dibantu dari BEM KM IPB menuntut menkes (Siti Fadilah Supari) untuk meminta maaf kepada dokter hewan. Pasalnya, menkes saat itu meremehkan profesi dokter hewan. Karena dokter hewan dianggap tidak kompeten dalam penelitian susu formula. Bahkan, ketika aksi unjuk rasa simpatik peringatan Hari veteriner dunia di bundaran patung kuda Jakarta pada tahun berikutnya, beliau juga hadir.

Selain itu, kedekatan saya dengan pak Ripto juga terjadi diluar organisasi. Saya yang saat itu sedang mengambil skripsi dengan tema kasus flu burung pada unggas di Kota Bogor, sangat terbantu dengan masukan-masukan beliau. Banyak buku dan materi tulisan untuk skripsi yang saya peroleh dari beliau. Sehingga tidak heran, jika di skripsi, selain pembimbing dan penguji, nama pak Ripto ada dikolom ucapan terima kasih. Sebagai ungkapan, bahwa beliau yang juga pakar perunggasan terlibat aktif dalam membantu penyelesaian skripsi saya.

Kini, Pak Ripto yang merupakan alumni FKH UGM, tapi sangat dekat dengan mahasiswa FKH IPB itu telah berpulang. Selamat jalan prof. Insyaallah amal baik dan bhakti pak dokter Ripto, juga ilmu yang telah bapak berikan kepada kami, menjadi ilmu yang bermanfaat. Akan menjadi amal yang tidak pernah terputus, meskipun bapak telah tiada. Amiin YRA.

 _oleh: drh. Iwan Berri Prima_

Penulis adalah Ketua Umum PB IMAKAHI Periode 2006-2008


 *Sumber* 

https://iwanberriprima.id/article/2020/12/selamat-jalan-pak-ripto-382236


Write a Facebook Comment

Leave a Comments