Scroll to top

Jumlah Dokter Hewan di Indonesia Tak Sampai Setengah dari yang Dibutuhkan
User

Jumlah Dokter Hewan di Indonesia Tak Sampai Setengah dari yang Dibutuhkan

PROFESI dokter hewan hingga saat ini bisa dikatakan belum cukup mendapatkan perhatian dari masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang menganggap fungsi dokter hewan hanya sebatas menyembuhkan hewan yang sakit. Selain itu, jumlah dokter hewan di Tanah Air juga belum mencukupi.

"Indonesia itu kalau benar-benar sesuai dengan jumlah penduduknya butuhnya hampir 70 ribu dokter hewan. Sekarang yang ada baru 20 ribuan," ujar drh. Muhammad Munawaroh, MM saat ditemui Okezone dalam sebuah acara, belum lama ini di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Ia mengatakan, profesi dokter hewan adalah profesi yang menjanjikan. Sebab masih banyak peluang yang bisa diambil. Terlebih dokter hewan memiliki sejumlah fungsi.

"Fungsi dokter hewan itu bukan hanya sekadar menangani hewan kesayangan. Pertama, fungsinya kalau saya bilang adalah food safety atau keamanan pangan yang berasal dari hewan, itu tugas dokter hewan. Makanan dari hewan seperti daging, telur, dan susu yang dikonsumsi masyarakat itu tanggung jawab dokter hewan," jelas drh. Munawaroh.

Menurutnya, bila tidak ada dokter hewan, masyarakat bisa mengonsumsi daging yang terkena antraks maupun meminum susu yang tercemar bakteri. Selanjutnya, fungsi kedua adalah zoonosis yaitu mencegah ancaman penularan penyakit dari hewan dan manusia. Di sisi lain, kesehatan hewan juga sama pentingnya dengan kesehatan manusia.

"Penyakit dari hewan itu banyak, tidak hanya rabies saja. Bisa toksoplama, PIB, meningitis, dan lainnya," tambah drh. Munawaroh.

Terakhir, fungsi dokter hewan adalah memastikan kesejahteraan hewan. "Dokter hewan perlu mengajak masyarakat bagaimana caranya agar hewan bahagia dan sejahtera," pungkas drh. Munawaroh.


TAGS: dokter-hewan

Write a Facebook Comment

Leave a Comments